Googgle Translate

Jumat, 05 November 2010

FILTER CPL, FUNGSI DAN KEGUNAANNYA

Kali ini saya mencoba untuk membahas tentang filter yang biasanya di gunakan oleh para photographer.
sebenarnya ada banyak jenis filter. Tapi karena blog ini di dedikasikan untuk pemula, maka cukup beberapa jenis filter yang kita coba bahas disini yang konon merupakan filter yang wajib di miliki oleh seorang photographer.
oke friends let's begin....
Filter UV. Filter UV ini sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada hasil foto. Filter UV hanya sebagai pelindung lensa dari sinar ultra violet yang konon dapat menyebabkan kerusakan pada lensa. Dan juga sekaligus berfungsi melindungi lensa dari debu,sentuhan jari dan sejenisnya. Mending Filter ini yang kotor atau rusak dari pada permukaan lensanya khan, karena harga filter UV ini juga cukup murah. Jadi sangat disarankan filter ini dipasangkan di lensa anda.

Perbedaan CPL
Perbedaan CPL
Filter CPL. CPL merupakan singkatan dari Circular Polarizer. Fungsinya untuk menyaring cahaya yang masuk ke dalam sensor, dengan cara membelokkan cahaya yang tidak diinginkan, dan juga berfungsi untuk menambahkan ketebalan warna dan menambah kontras. Menurut info yang saya baca, hasil dari filter ini memang tidak bisa didapatkan oleh software pengolah image. Biasanya filter ini digunakan saat kita akan mem-foto landscape laut dengan langit biru(kalau bisa biru cerah, akan lebih kelihatan fungsi penggunaanya). Untuk mengetahui hasilnya tinggal memutar-mutar bagian depan filter CPL. Akan kelihatan perbedaannya, warna langit akan berubah-ubah, dan yang paling menarik adalah dasar laut akan kelihatan. Pantulan cahaya matahari di permukaan laut akan tidak kelihatan. Selain landscape juga dipergunakan untuk memotret ruko yang menggunakan jendela kaca. Biasanya agar pantulan si tukang potret tidak kelihatan. Jadi pantulan cahaya pada permukaan seperti air,kaca,kulit yg basah/berlendir akan bisa diatur entah dihilangkan atau diperkuat. Dan untuk lebih mendapatkan efek yang terjadi, bisa juga dengan mengarahkan lensa ke monitor LCD, kemudian putarlah CPL nya, akan kelihatan gelap atau lebih terang. Memang susah kalo mendefinisikan arti dan maksud dari filter CPL ini. Satu-satunya cara adalah saat anda mencobanya di lapangan. Jadi sepertinya fitler CPL ini adalah satu yang wajib dimiliki jika anda hobi memotret.
Filter ND. ND merupakan singkatan dari Neutral Density. Secara umum berfungsi untuk menurunkan exposure(gelap-terang) beberapa stop(tergantung jenis filter ND-nya), tanpa merubah kecerahan warna dan kontras. Otomatis speed kamera dapat diturunkan. Memang ada rumus untuk mendapatkannya, tapi , what the hell with the “rumus” itu, yang penting jepret saja. Biasanya digunakan saat kita akan mengambil gambar air terjun pada siang hari,suasana cerah, dimana kita menginginkan air terjun seperti buih-buih dan butiran. Kalau untuk mebikin air terjun seperti buih maka diperlukan speed yang lambat, semakin lambat maka efek buih halus akan semakin bagus. Namun, semakin lambat, justru bukaan kamera akan semakin besar, sehingga gambar akan over exposure alias kontras tinggai a.k.a flat putih. Nah filter ND inilah yang akan membantu anda agar gambar tidak menjadi over exposure/flat. Sudah cukup mengerti kah anda? tentu saya rasa belum kalau belum dicoba.
Demikian penjelasan singkat dari seorang pemula, jika ada salah ya mohon dikritik untuk diperbaiki. Dan saya rasa pasti masih bingung dan masih belum paham mengenai penjelasan diatas. Anda akan paham betul saat sudah mencoba sesuai teori diatas yang telah saya paparkan. Seperti saya ini, saya sedikit lebih mengerti dan memahami filter tersebut setelah mencobanya. Selamat mencoba dan berkarya.

2 komentar:


Always In Demand, Become A High Paying Industrial Product Photographer. We’ll Show You What Equipme

Powerful Landscape Photography.

Discover The Secrets Getting Your Landscape Photos Looking Like Professional Magazine Quality Photographs. Click Here!