Googgle Translate

Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 November 2010

Menghilangkan noise dengan software


Noise biasanya di sebabkan karena kurangnya pencahayaan, yang menyebabkan kamera haru di seting denga ISO tinggi agar lebih peka terhadap cahaya yang kurang (Under Exposure ).
Namun bagi yang punya koleksi foto berikut noise,… hehehe jangan berkecil hati. Karena ada satu software yang bisa mengurangi  intensitas noise tersebut sehingga foto akan kelihatan lebih halus dan lebih enak di pandang. Nama softwarenya adalah Noiseware Profesional, dan noisware ini bisa di integrasikan dengan Photoshop lho … artinya jika kita buka photoshop, maka noiseware akan ada di dalam menu Photoshop tersebut.
sudah pada punya apa belum….?
 kalau belum teman-teman bisa mendownloadnya disini.
Sekarang kita coba yuk …
Buka file foto yang ber “noise “ …ini foto temenku lho. makasih ya... Budi Rahman....yang kasih fotonya
Oh iya sebelumnya install dulu noisewarenya yang bisa di download disini  (for  free ).
Untuk cara instal noiseware silakan lihat  di sini
Oke kita lanjutkan
Setelah buka Photoshop maka kemudian klik menu filter
Cari aja di bawah.. . ada kata noiseware.   Klik menu itu.
Setelah itu noiseware terbuka.. mulailah berkreasi dengan noisware gunakan, sedikit feeling di perlukan juga.. hehehe tapi ga sulit-sulit banget lho…
ini hasil sebelum dan sesudah menggunakan noiseware profesional
 semoga bermanfaat

CARA INSTAL NOISEWARE


Cara Install Noisware
Hai Friends.. mungkin kalian pernah mendapatkan hasil foto kalian penuh dengan bintik-bintik atau noise.. sangat  tidak enak untuk dilihat. Kali ini saya share tentang software penghilang noise dan cara mengistallnya.
Sebelumnya jika teman-teman belum punya software ini silakan download dulu di sini.
Setelah teman-teman download. Klik dua kali file hasil download tadi ( filenya dalam bentuk Rar ya ).
 Setelah itu tentukan dimana lokasi kita akan menginstallnya biasanya aku install di folder
C: \program files\adobe\adobe photoshop CS3\plugin…..
Di folder plugin itu aq bikin folder baru dengan nama  Imagenomic  ( karena noiseware itu kepunyaan imagenomic)
Jadi kira-kira begini C: \program files\adobe\adobe photoshop CS3\plugin\imagenomic\
Setelah itu noiseware sudah integrasi dengan photoshop CS3 .. ( karena aku pakai CS3… namun noiseware ini suppot buat potoshop jenis apa saja).
Noiseware siap digunakan..
Untuk tutorial cara menggunakan noiseware bisa di lihat disini
Semoga ada manfaatnya

Jumat, 29 Oktober 2010

14 Tips untuk meningkatkan hasil foto Landscape anda dan saya sendiri sebagai pemula

Tips ini ditulis oleh Pak Yadi Yasin, seorang fotografer senior dan member FN. Sebagai FN'ers yang juga suka bngt sama landscape saya tertarik untuk menyebarkan tips dari beliau ini dengan harapan semoga ini berguna buat saya sendiri khususnya dan buat pecinta landscape pada umumnya dan semoga photograpy indonesia semakin maju dan mendapat tempat di mata dunia amin....

Mungkin tips-tips ini ada yang terkesan kuno, oldies dan kurang “revolutionized” tapi mungkin ini adalah tips-tips dasar yang bisa dipergunakan sepanjang masa, terutama bagi yang ingin memulai mendalami landscape Photography.

Dari tips-tips dibawah akan juga menyinggung beberapa hal lain, seperti Rule of Third, Hyperfocal distance, dll yang hanya dijelaskan singkat krn bisa menjadi satu topik sendiri.
1. Maksimalkan Depth of Field (DoF)
Sebuah pendekatan konsep normal dari sebuah landscape photography adalah “tajam dari ujung kaki sampai ke ujung horizon”. Konsep dasar teori “oldies” ini menyatakan bahwa sebuah foto landscape selayaknya sebanyak mungkin semua bagian dari foto adalah focus (tajam). Untuk mendapatkan ketajaman lebar atau dgn kata lain bidang depth of focus (DOF) yang selebar2nya, bisa menggunakan apperture (bukaan diafragma) yang sekecil mungkin (f number besar), misalnya f14, f16, f18, f22, f32, dst.
Tentu saja dgn semakin kecilnya apperture, berarti semakin lamanya exposure.
Karena keterbatasan lensa (yang tidak mampu mencapai f32 dan/atau f64) atau posisi spot di mana kita berdiri tidak mendukung, sebuah pendekatan lain bisa kita gunakan, yaitu teori hyper-focal, untuk mendapatkan bidang fokus yang “optimal” sesuai dgn scene yang kita hadapi. Inti dari jarak hyper-focal adalah meletakan titik focus pada posisi yang tepat untuk mendapatkan bidang focus yg seluas-luasnya yg dimungkinkan sehingga akan tajam dari FG hingga ke BG.
Dengan DoF lebar, akibat penggunaan f/20 dan pengaplikasian hyper-focal distance untuk menentukan focus

Always In Demand, Become A High Paying Industrial Product Photographer. We’ll Show You What Equipme

Powerful Landscape Photography.

Discover The Secrets Getting Your Landscape Photos Looking Like Professional Magazine Quality Photographs. Click Here!